OPTIMISTIC PARENTING
*** “Bi, memangnya berkeluarga semenakutkan itu ya? Kok serem-serem yang dialami peserta?” tanya Si Teteh beberapa waktu lalu. “Peserta apa, Teh?” Saya balik tanya. “Itu, di acara kemarin. Aku kan ikut masuk karena dampingi umi. Ikut foto-foto. Jadinya ikut denger,” jawabnya. Walaupun latar belakang dan tujuan acaranya sangat bagus, tapi rasanya memang ada yang mengganjal. Buktinya anak saya jadi punya kekhawatiran kalau nanti menikah akan mengalami hal yang sama. “Jangan-jangan suami Teteh ntar kayak gitu, Bi…?” katanya lagi. Saya jadi merasa bersalah sudah memintanya ikut dampingi uminya. Walaupun kemudian bisa dijelaskan duduk persoalannya. Semaraknya kajian dan seminar dengan tema-tema yang menyodorkan problem solving memang berhasil mendapat respon peserta yang tinggi. Majelis curhat diminati banyak orang. Tema selingkuh sepertinya yang paling menguras emosi. Potongan video curhat hilir mudik mampir di medsos. Karena fyp. Semakin ekstrim semakin viral....